Tasikmalaya, 6 Agustus 2026 – Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi menyelenggarakan Workshop Penelitian Terapan bertajuk “Future Research Outlook: Peluang dan Arah Penelitian Terapan Ekonomi Syariah dan Industri Halal di Era Transformasi Global”, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi tersebut diikuti oleh dosen dari Program Studi Manajemen Mutu Halal dan Program Studi Ekonomi Syariah. Workshop diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun penelitian yang inovatif, aplikatif, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan dua peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, yaitu Dr. Fauziah, S.Ag., M.M., Peneliti Ahli Madya sekaligus Ketua Kelompok Riset Halal dan Layanan Keagamaan pada Pusat Riset Agama dan Kepercayaan BRIN, serta Dr. Haris Maiza Putra, S.H.I., M.H., Peneliti Ahli Muda pada Pusat Riset Agama dan Kepercayaan BRIN.
Workshop dibuka oleh pimpinan Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi. Dalam pembukaannya disampaikan bahwa penelitian merupakan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, dosen tidak hanya dituntut menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga perlu mengembangkan penelitian yang mampu menjawab persoalan masyarakat, dunia usaha, pemerintah, serta perkembangan industri halal.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber menjelaskan perbedaan antara penelitian dasar dan penelitian terapan, perkembangan riset ekonomi syariah dan industri halal, teknik menemukan research gap, perumusan kebaruan atau novelty, penyusunan peta jalan penelitian dosen, serta strategi mengembangkan gagasan menjadi proposal penelitian yang kompetitif.
Para peserta juga memperoleh gambaran mengenai berbagai tema penelitian yang diperkirakan semakin relevan pada masa mendatang. Tema tersebut antara lain digitalisasi ekonomi syariah, artificial intelligence, teknologi ketertelusuran halal, halal supply chain, sertifikasi halal, perilaku konsumen Muslim, kewirausahaan halal, keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, serta integrasi industri halal dengan prinsip keberlanjutan.
Salah satu pembahasan penting dalam kegiatan ini adalah perlunya mengarahkan penelitian dosen agar tidak berhenti pada pengukuran persepsi atau pemaparan kondisi secara deskriptif. Penelitian terapan diharapkan mampu menghasilkan luaran yang dapat digunakan, seperti model, metode, sistem, instrumen, prototipe, strategi implementasi, maupun rekomendasi berbasis bukti.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan bimbingan teknis penulisan proposal penelitian BRIN. Peserta memperoleh penjelasan mengenai penyusunan latar belakang, penentuan masalah penelitian, penegasan kebaruan, kesesuaian metode, pembagian tugas tim peneliti, penetapan luaran, penyusunan anggaran, serta pentingnya memperhatikan ketentuan dalam skema pendanaan yang dituju.
Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai batas antara penelitian survei dan penelitian sosial terapan, penerapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi dalam bidang sosial-humaniora, relevansi rekam jejak tim peneliti, keterlibatan mitra, pengukuran dampak penelitian, serta peluang pengembangan proposal dalam bidang ekonomi syariah dan industri halal.
Melalui kegiatan ini, para dosen didorong untuk mengembangkan penelitian yang memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah. Potensi Priangan Timur dalam bidang UMKM halal, pangan, pertanian, peternakan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan layanan keagamaan dinilai dapat menjadi laboratorium penelitian yang strategis bagi dosen Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi.
Workshop juga menegaskan pentingnya kolaborasi multidisipliner dan kerja sama antara perguruan tinggi, BRIN, pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas, serta lembaga terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penelitian memiliki akses data yang lebih baik, metode yang lebih kuat, serta peluang pemanfaatan hasil yang lebih luas.
Kegiatan ditutup dengan sesi pendampingan rancangan penelitian. Peserta diarahkan untuk mulai menyusun kerangka proposal yang memuat judul penelitian, latar belakang, rumusan masalah, research gap, novelty, tujuan, metode, target luaran, serta calon mitra pengguna hasil penelitian.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi berharap dapat meningkatkan kualitas dan kesiapan dosen dalam mengikuti berbagai skema pendanaan penelitian. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun peta jalan penelitian unggulan di bidang ekonomi syariah dan industri halal yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penulis: Tim Publikasi Program Studi Manajemen Mutu Halal
Dokumentasi: Panitia Workshop Penelitian Terapan